Contoh Laporan Keuangan di Konter pulsa dan Cara Mengaturnya

          foto: satuw.com
#Bisnis_JualanPulsa

Contoh Laporan Keuangan di Konter pulsa dan Cara Mengaturnya . Tidak dipungkiri bahwa usaha jualan pulsa di konter biasanya terlihat sepele seolah memiliki keuntungan kecil saja. Benar bahwa keuntungan dari tiap transaksi pulsa sekisar seribu dua ribuan. Akan tetapi jika jumlah orang yang beli banyak, maka akan dapat keuntungan yang besar pula. Belum lagi kalau yang laku terjual berupa aksesoris handphone.

Menurut informasi yang saya dapatkan dari bincang-bincang dengan banyak pengusaha konter pulsa bahwa keuntungan per bulan bisa mencapai 10-15jt bersih dan mereka punya cara mengatur keuangan di konter dengan baik. Begitu besar keuntungan dari jualan pulsa hingga tak sedikit dari mereka bisa beli mobil, beli rumah dan punya bisnis lainnya. Saya sebagai pelaku penjual pulsa juga percaya dan yakin akan pencapaian mereka. Tapi ada juga yang bangkrut karena tidak bisa mengatur keuangan dengan baik.

1. Pisahkan Modal
Percayalah sekecil apapun bisnis kita, jika pandai cara mengatur keuangan akan bakal maju dengan cepatNamun sebesar apapun bisnis jika tak tahu cara mengatur keuangan akan mudah bangkrut. Saya sendiri sudah buktikan. Awalnya cuma modal 300rb untuk jualan pulsa dengan jual tomat, rica dan ikan garam. Kini sudah bisa memiliki konter pulsa walaupun hanya sewa. Memisahkan modal untuk usaha itu penting agar kita bisa tahu kemampuan untuk proyeksi belanja barang dan stok pulsa. Berapa uang yang kita belanja dan berapa yang harus disimpan. Misalnya saya punya uang Rp 2jt jualan pulsa di rumah sendiri, Rp 1 juta disimpan dan Rp 1juta diputar dibelanjakan. Dari keuntungan itu disimpan sedikit, sedikit ditambahkan untuk modal belanja.

Ini sebenarnya bukan hanya teori karena saya sendiri yang buktikan. Bagaimana cara mengatur modal dengan memisahkan pada tabungan. Untuk kebutuhan sehari-hari juga ambil dari keuntungan sebagian, tapi tetap modal Rp 1 juta tidak boleh dikurangi. Contoh lebih jelas begini.

Memiliki uang Rp 2jt dengan jualan pulsa rumahan
Ditabung Rp 1jt
Modal usaha Rp 1jt + keuntungan= dibelanjakan dan ditabung
Keuntungan Rp 500rb= 50 ditabung
                                        150 dimakan
                                        300 dibelanjakan




2. Memiliki Tabungan
Sebanyak apapun penghasilan, tapi kalau tidak disimpan akan habis semua. Cara mengatur keuangan di konter yaitu dengan menabung. Tidak perlu banyak-banyak cukup 20rb, 30rb dan 50rb sehari dimasukan dalam tabungan akan sangat berpengaruh pada nilai finansial kita setiap bulan. Usaha jualan pulsa di konter tidak boleh hanya mengandalkan modal dan keuntungan semata, apalagi mengandalkan utang atau kredit di bank. Jauh lebih ideal jika punya tabungan yang rutin akan membantu keuangan konter jika sewaktu-waktu terjadi masalah darurat seperti penurunan pembeli, biaya makan dan operasional konter membengkak atau penambahan jumlah bisnis sampingan di konter.

Berani menabung berarti berani berubah, karena suatu saat bisnis jualan pulsa di konter akan mengalami perubahan dan kita sudah punya dana untuk siap merubah model bisnis. Tidak lagi merengek ke sana kemari cari dana baru, cukuplah awal memulai menjadi hal sulit dan setelah bisnis berjalan sudah ada tabungan. Sebuah konter tidak akan berkembang pesat jika tidak punya tabungan pemiliknya.

3. Menunda Keinginan
Mengatur keuangan konter berarti harus siap menunda keinginan. Keinginan untuk beli ini itu yang tidak penting harus ditunda agar keuangan kita tidak kurus. Jangan karena lihat keuntungan yang banyak dalam semalam ingin dihabisin secepatnya, padahal belum tentu bulan depan konter pulsa memiliki penghasilan yang tinggi. Terjadi naik turun pembeli terkadang, jadi jangan terlena dengan keuntungan sesaat untuk dihabiskan. Lebih penting untuk memprioritaskan kebutuhan dan mengesampingkan keinginan yang tak terlalu penting. Sejatinya kebutuhan tidak bisa ditunda, tapi keinginan bisa ditunda.

4. Hindari memberi Utang maupun berutang
Jualan pulsa agar keuntungan maksimal yaitu jangan memberi utang pada pelanggan sehingga perputaran uang di konter stabil. Hitungan soal modal dan keuntungan juga selalu rekap jelas.

Hindari juga kita kredit barang atau uang di bank dan koperasi dengan mengandalkan usaha konter pulsa. Biasanya orang akan mudah mengandalkan usahanya dengan berutang entah itu kredit motor, padahal usaha jualan pulsa di konter tidak selamanya lancar. Kemudian kebiasaan ambil kredit akan membuat usaha kita tidak sehat. Pembukuan kita selalu tersendat-sendat. Kalau saya tidak mau utang atau kredit ke mana pun, biarlah sedikit jualan yang penting lancar dan pikiran tenang.

Disclaimer: Tulisan ini original, tidak menggunakan AI(artificial Intelligence)
Author: Adiansyah 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Cara Uang Mengejar Kita

5 Dampak Negatif Kebiasaan Berhutang

Tips Agar Charger Hp Awet